Home » tattwa

tattwa

Kharmapala

Karmaphala terdiri dari dua kata yaitu karma dan phala, berasal dari bahasa Sanskerta. “Karma” artinya perbuatan dan “Phala” artinya buah, hasil, atau pahala. Jadi Karmaphala artinya hasil dari perbuatan seseorang. Kita percaya bahwa perbuatan yang baik (subha karma) membawa hasil yang baik dan perbuatan yang buruk (asubha karma) membawa hasil yang buruk. Jadi seseorang yang berbuat baik pasti baik pula ...

Read More »

Atma Tattwa

  Atman adalah percikan kecil dari Paramatman (Hyang Widhi/Brahman). Atman di dalam badan manusia disebut Jiwatman, yang menyebabkan manusia hidup. Atman dengan badan adalah laksana kusir dengan kereta. Kusir adalah atman yang mengemudikan dan kereta adalah badan. Demikianlah atman itu menghidupkan sarwa prani (makhluk di alam semesta ini). Indria tak dapat bekerja bila tak ada atman. Misalnya telinga tak dapat ...

Read More »

Widhi Tatwa

Percaya terhadap Tuhan mempunyai pengertian yakin dan percaya terhadap Tuhan itu sendiri. Yakin dan percaya ini merupakan pengakuan atas dasar keyakinan bahwa sesungguhnya Tuhan itu ada, Maha Kuasa, Maha Esa dan Maha Segala-galanya. Tuhan yang disebut juga Hyang Widhu (Brahman), adalah Ia yang kuasa atas segala yang ada ini. Tidak ada apapun yang luput dari Kuasa-Nya. Ia sebagai Pencipta, sebagai ...

Read More »

MOKSA

Menurut kitab-kitab Upanisad, moksa adalah keadaan atma yang bebas dari segala bentuk ikatan dan bebas dari samsara. Yang dimaksud dengan atma adalah roh, jiwa. Sedangkan hal-hal yang termasuk ikatan adalah : 1) pengaruh panca indria, 2) pikiran yang sempit, 3) ke-akuan, 4) ketidak sadaran pada hakekat Brahman-Atman, 5) cinta kasih selain kepada Hyang Widhi, 6) rasa benci, 7) keinginan,8) kegembiraan, ...

Read More »

Reinkarnasi

Reikarnasi/Punarbhawa/Samsara berarti kelahiran yang berulang-ulang, yang disebut juga penitisan kembali (reinkarnasi) atau Samsara. Di dalam Weda disebutkan bahwa “Penjelmaan jiwatman yang berulang-ulang di dunia ini atau di dunia yang lebih tinggi disebut Samsara. Kelahiran yang berulang-ulang ini membawa akibat suka dan duka. Samsara atau Punarbhawa ini terjadi oleh karena Jiwatman masih dipengaruhi oleh kenikmatan, dan kematian diikuti oleh kelahiran”. Dalam ...

Read More »