Home » umum » Pasraman Jnana Sila Bhakti

Pasraman Jnana Sila Bhakti

(Sekolah Minggu Siswa Hindu di Batam)

Anda dapat mengunjungi kami selengkapnya di www.pasramanjsb.com

 

Pasraman Hindu Kota Batam didirikan oleh PHDI Kota Batam adalah sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan agama Hindu khususnya untuk anak-anak di usia sekolah. Pasraman Hindu Kota Batam pada tahap awalnya baru mengakomodir kebutuhan siswa SD, SMP, SMU/SMK dan Perguruan Tinggi yang secara formal harus mendapatkan pendidikan agama Hindu. Jadi semua siswa SD, SMP, SMU/SMK dan perguruan tinggi di Batam, diwajibkan untuk mengikuti pendidikan Agama Hindu di Pasraman Hindu Kota Batam. Dalam tahapan berikutnya nanti diharapkan Pasraman Hindu Kota Batam juga berfungsi sebagai pusat pendalaman dan pengkajian Agama Hindu yang bisa dinikmati oleh seluruh umat Hindu di Batam pada khususnya dan umat di Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan belajar dan mengajar dilangsungkan pada tiap hari Minggu di Pura Agung Amertha Buana Sei Ladi dari jam 09.00 pagi sampai jam 12.30. Untuk saat ini Pasraman Hindu Kota Batam memiliki enam tenaga pengajar. Pembiayaan operasional Pasraman dilakukan secara swadaya umat yaitu baik dengan menarik sumbangan pendidikan juga menerima sumbangan dari para donatur.

Pendaftaran siswa bisa dilakukan dengan menghubungi Pengurus di bawah ini  atau dapat pula datang langsung pada hari Minggu jam 09.00 pagi di Pura Agung Amertha Buana, Jl Gajahmada No.3 Sei Ladi.

Add sebagai teman di Facebook: Pasraman Jnana Sila Bhakti Batam

Pengurus dan Guru :

Direktur : I Made Kasa Astawa, S.T

 

 

 

Kegiatan Belajar Mengajar

Pada awal tahun ajaran 2006/2007, Pasraman menetapkan buku pegangan siswa yang dibeli dari penerbit Tri Agung Bali dan dijual kembali kepada murid pasraman. Sehubungan dengan adanya perubahan kurikulum nasional, dari kurikulum berbais kompetensi (KBK) menjadi Kurikulum Tingkat Satuan Pelajaran (KTSP) pasraman memutuskan untuk menunda pengadaan buku-buku untuk tahun ajaran 2007/2008. Namun hingga akhir bulan agustus 2007, belum ada informasi yang diperoleh tentang penerbit buku yang mendasarkan bukunya pada KTSP. Akhirnya diputuskan kembali menggunakan buku yang berdasarkan pada KBK, pemesanan buku masih dalam proses.

Penerbitan buku komunikasi antara orang tua dan guru yang dimulai sejak tahun ajaran 2006/2007 belumlah berjalan mulus namun pencatatan kegiatan pelayanan publik (seva) sudahlah dapat membangkitkan semangat murid pasraman untuk melakukan seva.

Selain kegiatan belajar agama Hindu, berkat jnana punia dari beberapa umat sejak September 2006, murid-murid pasraman mendapatkan kesempatan belajar seni tabuh dan seni tari, namun hal ini belum bisa terlaksana secara berkesinam bungan.

Selama tahun ajaran 2006/2007 pasraman sama sekali tidak melaksanakan program outing atau penanaman nilai-nilai luhur Hindu dalam suatu kegiatan diluar kelas. Hal ini disebabkan oleh kesulitan dalam menyelaraskan kesempatan yang ada. Pasraman akan tetap mengagendakan program outing sebagai alternatif penanaman nilai-nilai luhur agama Hindu sejak dini.

KEUANGAN DAN ASET.
Untuk membiayai operasional pasraman, setiap siswa dipungut SPP wajib yang besarnya Rp.20,000 tiap bulan. Biaya tetap yang dikeluarkan pasraman setiap bulan adalah untuk honor tiga tenaga guru sebesar Rp.750,000. Sehingga selalu diharapkan minimal 38 siswa membayar SPP wajib tiap bulan agar Pasraman Jnana Sila Bhakti dapat membiayai operasionalnya secara mandiri.

Pada bulan Desember 2006 Pasraman memberikan pinjaman lunak kepada salah seorang guru pasraman sebesar Rp. 1.5 juta yang pengembaliannya dicicil tiap bulan sebanyak 6X.

Pada bulan Juli 2007, pasraman menerima dana punia dari beberapa umat sejumlah total Rp. 3juta untuk merenovasi ruangan kelas agar kelas selalu bersih terbebas dari kotoran burung. Realisasi pelaksanaan renovasi ini akan dikonsultasikan dengan panitia IV Pembangunan Pura Agung Amertha Bhuana dengan memperhatikan masukan dari orang tua/wali murid pasraman.

Pada bulan September 2007 pasaman Jnana Sila Bhakti mendapat bantuan dari pemerintah berupa :
1. Satu buah komputer laptop.
2. Dana rehabilitasi pasraman sebesar Rp.15 juta.
3. Dana bantuan honor guru sebesar Rp. 100 ribu perbulan selama setahun. Bantuan turun dalam dua tahap, masing-masing tahap adalah untuk honor 6 bulan.

updated : Maret 2016