Home » berita Umat » Persiapan Piodalan Pura Agung ke-9, 24 Oktober 2018.

Persiapan Piodalan Pura Agung ke-9, 24 Oktober 2018.

ngulat klangsah

Umat Hindu di Batam dan sekitarnya melaksanakan upacara piodalan Pura Agung Amerta Bhuana yang ke-9 yang tepatnya jatuh pada 24 Oktober 2018. Piodalan setahun sekali setiap Purnama Kalima.
Saat ini persiapan sudah dimulai dengan menyiapkan perlengkapan upakara seperti membuat klatkat, kelapa daksina, ngulat klangsah, dan lain lain. Pengerjaan ini dikoordinir oleh seksi perlengkapan.

Upacara piodalan dikoordinir oleh masing-masing banjar secara bergiliran. Ada enam banjar yang mewadahi umat Hindu di Batam. Banjar adalah pengelompokan umat Hindu berdasarkan geografis wilayah tempat tinggal. Untuk tahun 2018 banjar yang mendapat giliran sebagai UPT- Unit Pelaksana Tehnis Piodalan adalah Banjar Nongsa yang diketuai oleh Jro Mangku Agung Arief Suryanata yang juga sebagai Pinandita umat di Batam.

Adapun rangkaian upacara Piodalan sebagai berikut :
Minggu, 7 oktober 2018 secara resmi dimulai kerja bakti persiapan dan berkelanjutan setiap hari Minggu berikutnya sampai tanggal 21 oktober. Di hari ini sudah mulai dikerjakan klatkat, sanggah suci, klangsah. Ibu ibunya sudah mulai mejejaitan. Anak-anak dan ibu ibu juga sudah latihan pemantapan untuk tarian saat piodalan.

Minggu, 14 Oktober 2018 adalah Banyu Pinaruh yang sebenarnya merupakan rangkaian hari suci Saraswati. Namun ini adalah moment yang sangat penting untuk penyucian diri mohon anugrah kepada Sang Hyang Baruna agar diberikan anugrah kebersihan jasmani rohani untuk menyambut piodalan.

Rabu, 17 Oktober 2018 adalah sembahyang bersama Pagerwesi di Pura Agung sekaligus mohon Tirta Pengalang-alang, yang bermakna semoga semua umat diberikan kelancaran dan tidak ada halangan dalam beryadnya. Terutama semua Panitia diwajibkan hadir saat sembahyangan ini.

Kamis, 18 s/d 22 Oktober 2018 hari senin, tiap hari diadakan gotong royong dan mejejaitan secara bergiliran atau bagi umat yang punya waktu luang. Untuk mempersiapkan segala keperluan upacara melasti dan piodalan. Juga wajib setiap hari menghaturkan banten pakideh di Pura Agung.

Selasa, 23 Oktober 2018 akan dilaksanakan upacara melasti, yaitu pembersihan diri dan sarana upakara untuk keperluan Piodalan. Upacara Melasti dilaksanakan ke Dam Sei Ladi di seberang Pura Agung. Acara ini dimulai pukul 4 sore dan kembali dari melasti akan dilanjutkan Sembahyang bersama di Pura Agung pada jam 7 malam. Pada hari ini, Ida Pedanda Putra Talikup yang nama Walakanya Ida Bagus Mardawa Padang Rata, yang dulu sempat bertugas di PLN Batam tiba di Batam penerbangan Denpasar – Jakarta – Batam.

Rabu, 24 Oktober 2018 adalah hari Piodalan. Pada pagi harinya akan dilaksanakan Nyoroh Banten yang biasanya dikoordinir oleh para Serati Banten. Nyoroh Banten adalah menata sarana upacara sesuai dengan peruntukannya. Kemudian Upacara Piodalan dimulai pukul 4 sore, dan malamnya diisi dengan kesenian ‘sesolahan’. Rangkaian upacara piodalan diakhiri pukul 23 tengah malam yaitu acara nyineb dan ngelungsur bersama.

Mari ngaturang ayah, nyanggra piodalan agar acaranya sukses. (igstng)